
Pekalongan – Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) KASUWARI berperan aktif dalam misi kemanusiaan membantu warga terdampak banjir di Kelurahan Tegalrejo, Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, pada Jumat (23/01/2026). Melalui sinergi dengan Yayasan Kemandirian Perkoperasian Indonesia (YAKKIN), ADEKMI, dan IMFEA, LKMS KASUWARI ikut memastikan bantuan sampai langsung ke masyarakat yang membutuhkan.
Total dana donasi yang terkumpul sebesar Rp3.000.000 dan diwujudkan dalam bentuk 60 paket sembako. Paket-paket tersebut kemudian disalurkan kepada 60 warga terdampak banjir di wilayah Tegalrejo, dengan prioritas kepada keluarga yang paling rentan secara sosial-ekonomi.
Bantuan logistik yang diberikan berisi bahan pangan pokok yang dibutuhkan warga untuk bertahan di masa pemulihan pasca banjir. Penyerahan dilakukan secara langsung di lingkungan terdampak, sehingga tim dapat berinteraksi, mendengar keluhan, sekaligus menyerap aspirasi warga.
Bagi LKMS KASUWARI, kegiatan ini bukan sekadar penyaluran bantuan sesaat, tetapi bagian dari komitmen lebih luas sebagai “Bank Desa Syariah” yang hadir di tengah komunitas. Kepedulian sosial menjadi bagian dari nilai amanah dan pemberdayaan yang terus dijaga dalam setiap langkah kelembagaan.
“Kami percaya, keuangan syariah tidak hanya bicara angka, tetapi juga kepedulian dan keberpihakan kepada mereka yang sedang diuji oleh musibah,” ungkap salah satu perwakilan LKMS KASUWARI saat penyaluran berlangsung. Kolaborasi dengan YAKKIN, ADEKMI, dan IMFEA menunjukkan bahwa sinergi antar lembaga dapat memperkuat dampak bantuan di tingkat akar rumput.
Ke depan, LKMS KASUWARI berencana menjadikan kegiatan sosial seperti ini sebagai bagian rutin dari agenda tanggung jawab sosial lembaga. Selain bantuan darurat, penguatan akses keuangan mikro syariah bagi warga terdampak diharapkan dapat menjadi jalan pemulihan ekonomi yang lebih berkelanjutan.
